GLOBALINSIGHT, LAMONGAN – Persela Lamongan harus menelan pil pahit kekalahan di markas sendiri usai dipaksa menyerah 1-2 dari Persipura Jayapura pada pekan keempat Championship 2025/2026.
Comeback mengejutkan Mutiara Hitam membuat Laskar Joko Tingkir gagal mengamankan poin penuh, padahal sempat memimpin lebih dulu. Pelatih Persela, Aji Santoso, bahkan sampai melontarkan kritik keras, menyebut kekalahan ini murni kesalahan timnya.
Bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (6/10/2025), Persela sejatinya tampil menjanjikan di babak pertama. Gol dari Osvaldo Haay pada menit ke-34 sempat membuat pendukung tuan rumah bersorak gembira. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Namun, drama tak terduga terjadi di babak kedua.
Dua Gol Balasan Mutiara Hitam, Konsentrasi Persela Ambyar
Persipura, yang dilatih oleh eks pemainnya, Ricardo Salampessy, bangkit secara brutal di paruh kedua. Dua gol kilat yang dicetak hanya dalam rentang waktu empat menit, sukses membalikkan keadaan. Pertama, melalui aksi Jeam Kelly Sroyer di menit ke-72, disusul gol kedua dari Ramai Rumakiek pada menit ke-76. Skor 1-2 untuk keunggulan Persipura bertahan hingga peluit panjang.
Persela pun harus gigit jari.
Aji Santoso Kecewa Berat: Pemain Tak Berani Duel!
Menanggapi hasil memilukan ini, Aji Santoso tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti kegagalan timnya mempertahankan keunggulan, padahal hal itu sudah dilatih secara intensif.
”Kita sudah unggul tapi tidak bisa mempertahankan kemenangan. Gol pertama terjadi dari bola crossing, dan seharusnya bisa diantisipasi karena sebelumnya sudah kami latihkan,” kata Aji usai pertandingan.
”Namun, saat duel di kotak penalti tidak ada yang berani adu bola,” tambahnya, menekankan bahwa masalah utama adalah mental dan implementasi taktik.
Aji juga menegaskan bahwa insiden padamnya lampu di Stadion Surajaya yang sempat mengganggu jalannya laga sama sekali tidak bisa dijadikan kambing hitam untuk kekalahan ini.
”Tidak ada pengaruh mati lampu. Gol lawan murni karena kami tidak melakukan duel,” tegasnya.
Pelatih kawakan ini juga mengisyaratkan kondisi tim yang belum ideal, dengan beberapa pemain masih pemulihan. Ia berharap legenda tim, John Mena, bisa segera bermain di laga berikutnya untuk memperkuat skuad.
”Kita akan cek lagi, tadi pertahanan memang sedikit kurang kokoh,” tutup Aji.
Salampessy Akui Lampu Padam Menguntungkan Persipura
Di kubu lawan, Pelatih Persipura, Ricardo Salampessy, justru bersyukur atas hasil positif yang diraih timnya, memuji kerja keras dan kesabaran para pemainnya.
Menariknya, Salampessy mengakui insiden mati lampu sempat mengganggu ritme timnya, tetapi justru berbalik menjadi keberuntungan.
”Sebenarnya kami dirugikan karena sedang menyerang saat lampu padam. Tapi setelah pertandingan dilanjutkan, justru Persela kehilangan konsentrasi, dan kami bisa memanfaatkan momen itu dengan baik,” ungkap Salampessy, seolah menyentil mental Persela.
