Daerah  

Sambut Mudik Lebaran 2026, Dinas PU BMKCTR Lamongan Kebut Perbaikan Jalan Strategis

Salah satu ruas jalan di Kabupaten Lamongan sedang diperbaiki oleh pihak Dinas PU BMKCTR, Rabu (18/3/2026), Foto : Agung FH/GlobalInsight )

GLOBALINSIGHT, ​LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Tata Ruang (PU BMKCTR) menunjukkan komitmen tinggi dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026. Guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pemudik, percepatan perbaikan di sejumlah ruas jalan strategis kini tengah dikebut secara intensif.

​Langkah ini diambil menyusul adanya kerusakan di beberapa titik akibat cuaca ekstrem dan genangan air yang terjadi belakangan ini. Fokus utama dinas saat ini adalah mengembalikan fungsionalitas jalan agar dapat dilalui dengan lancar sebelum puncak arus mudik tiba.

Solusi Cepat dengan Lapisan AC-WC

​Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Tata Ruang (Dinas PU BMKCTR) Lamongan, Andhy Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan strategi khusus untuk mengejar waktu.

Penggunaan konstruksi Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) dipilih sebagai solusi cepat untuk menutup kerusakan jalan secara fungsional.

​”Kami upayakan percepatan agar jalan bisa segera dilalui. Lapisan awal AC-WC kami gelar lebih dulu agar fungsional bagi para pemudik,” ujar Andhy kepada awak media GlobalInsight, Rabu (18/3/2026).

​Andhy menargetkan proses pengaspalan ini akan rampung pada awal pekan depan. Namun, ia menekankan bahwa ini adalah langkah awal. Pekerjaan permanen berupa beton cor bertulang direncanakan akan dilanjutkan secara menyeluruh setelah masa libur Lebaran usai.

Daftar Ruas Jalan yang Menjadi Prioritas

​Beberapa jalur yang menjadi perhatian utama pengerjaan meliputi:

• ​Ruas Deket–Soko
• ​Ruas Mantup–Sambeng
• ​Ruas Laras Liris–Merpati
• ​Ruas Pucuk–Sekaran (Tahap Administrasi)
• ​Ruas Sekaran–Laren (Tahap Administrasi)

​Tim Siaga Hingga Malam Takbiran

​Demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, Dinas PU BMKCTR mengerahkan tiga tim yang disebar ke wilayah utara, tengah, dan selatan. Tim-tim ini bekerja maraton melakukan pemeliharaan rutin serta penambalan lubang (patching) di hampir seluruh ruas jalan kabupaten.

​Menariknya, dedikasi tim di lapangan tidak berhenti hingga jam kerja normal. “Setiap hari tim bekerja. Bahkan sampai malam takbiran, kami tetap lakukan penambalan pada jalan yang berlubang,” tegasnya.

Permohonan Maaf atas Ketidaknyamanan

​Di tengah pengerjaan yang masif, Pemkab Lamongan menyadari adanya gangguan sementara bagi pengguna jalan, seperti kemacetan dan polusi debu. Terkait hal tersebut, Andhy menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga.

​”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berharap masyarakat dapat bersabar, karena percepatan ini sepenuhnya demi kelancaran dan keselamatan para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman,” pungkasnya.

​Langkah responsif ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan memastikan perjalanan mudik di wilayah Kabupaten Lamongan tahun ini berlangsung aman, nyaman, dan berkesan.